Siapa Kami?

Desember 30, 2007 pukul 10:19 am | Ditulis dalam Siapa dan bagaimana, Umum | 1 Komentar

Siapa dan bagaimana?

Pertanyaan-pertanyaan, yang sering disampaikan kepada para Suster Klaris

  1. Anda hidup di Sikeben ini agak tersendiri dan terpisah dari masyarakat. Apa yang Suster lakukan sepanjang hari?
    Continue Reading Siapa Kami?…

Pertemuan Para Formatores

November 8, 2007 pukul 3:55 pm | Ditulis dalam Berita | Tinggalkan komentar
Tag:

Oleh: Sr. Veronika Ambarita OSCCap

SIKEBEN 7 – 20 SEPTEMBER 2007

PertemuanZaman berubah. Situasi zaman yang selalu berubah itu menantang setiap orang untuk mencari dan memilih hal-hal yang perlu dalam dan untuk hidupnya. Kenyataan ini, juga telah mengusik para biarawan-biarawati aktif maupun kontemplatif untuk berusaha maju dan meningkatkan mutu pelayanan dalam hidup menggereja. Dengan maksud ini, Ibu Ruth sebagai ketua Federasi serta didukung para stafnya membuka cakrawala baru dalam membekali para suster menaggapi tuntutan zaman. Terbuka dan berusaha adalah satu hal yang perlu diberi perhatian khusus. Maka atas kesepakatan antar biara-biara Klaris Kapusines se Indonesia terlaksanalah gagasan “Kursus Para Formatores”.

Pelaksanaan dan isi kursus

Tanggal 7 September 2007 sore, kursus secara resmi dibuka oleh Sr. Ruth Neuhaus sebagai Ketua Federasi. Dalam kata sambutannya beliau mengatakan bahwa kursus ini tidak dimaksudkan supaya setiap peserta kelak menjadi formator, tetapi supaya setiap peserta dapat memformat dirinya sendiri dan menjadi manusia baru dalam Kristus Yesus. Juga tidak berarti bahwa kita mulai menilai sesama suster berdasarkan pengetahuan yang baru kita terima, tetapi menjadi alter Christi dalam hidup sehari-hari dan membawa sifat-sifat Tuhan dalam hidup. Beliau menegaskan serta sekaligus mengharapkan, supaya setiap peserta mempergunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan berusaha aktif dalam semua kegiatan.

Continue Reading Pertemuan Para Formatores…

Para Martir Spanyol

November 8, 2007 pukul 3:46 pm | Ditulis dalam Artikel, Orang Kudus Klaris | Tinggalkan komentar
Tag:

SR. ISABEL CALDUCH ROVIRAPada tanggal 28 Oktober 2007, Paus Benediktus XVI mengangkat sebanyak 498 orang Spanyol sebagai Orang Kudus Martir. Mereka yang hampir semuanya biarawan-biarawati, imam, uskup serta calon imam, dibunuh dalam revolusi dan perang di Spanyol antara tahun 1936 -1939. Sebelumnya pada tahun 1987, Paus Johannes Paulus II telah mengangkat ratusan orang dari revolusi yang sama sebagai martir, di antaranya tiga suster Karmelites. Dan pada tanggal 11 Maret 2001 sekali lagi diangkat sebanyak 240 orang lagi sebagai Orang Kudus Martir, di antaranya 12 Kapusin dan 5 Suster Klaris-Kapusines dari Valencia di Spanyol. Mereka adalah kelompok kecil dari beribu-ribu orang awam dan lebih dari 6600 biarawan-biarawati yang dibunuh antara tahun 1936 – 1939 dalam revolusi antiklerikal Spanyol. Satu-satunya kesalahan mereka adalah bahwa mereka tetap bertahan pada iman dan pangilan mereka dalam agama Katolik.

Tiga dari kelima suster Klaris-Kapusines ini bersaudara kandung dan hidup di biara yang sama, sedangkan dua suster lainnya berasal dari biara Klaris-Kapusines yang berbeda.

Continue Reading Para Martir Spanyol…

Liku-liku Bimbingan

November 8, 2007 pukul 3:42 pm | Ditulis dalam Humor | Tinggalkan komentar
Tag:

Oleh-oleh dari Kursus Formatio

BimbinganDahulu kala, ada seorang suster pemimpin novis yang bernama Sr. Humalaput. Pada suatu hari, ia harus menerima 5 orang calon yang akan masuk biara. Nama para calon itu adalah: Si Remeng , Si Entok, Si Marsak, Si Bodat dan Si Boole. Mereka memang calon-calon yang hebat, luar biasa dan…., masing-masing mempunyai karakter sesuai dengan namanya. Hari pertama memang menjadi hari yang sangat memusingkan bagi Sr. Humalaput. Bagaimana tidak:

Si Remeng langsung saja menunjukkan kecerewetannya di depan pintu masuk, Si Etok menunjukkan kelambanannya dengan datang tidak tepat pada waktunya, Si Marsak dengan wajah pucat langsung tertidur di depan pintu klausura, Si Bodat, wah ini lebih gawat lagi…langsung melompat-lompat sehingga Sr. Humalaput pun ikut-ikutan seperti Bodat, dan akhirnya, si Boole aduh… dasar kura-kura, benar-benar deh seperti kura-kura! Mukanya ditutup terus dengan bantal. Dan lagi, Si Bodat dengan Si Boole ini; musuh bebuyutan! Baru hari pertama sudah berkelahi! Siapa tidak pusiiiiiiiiing!!!

Continue Reading Liku-liku Bimbingan…

Saudari Kusangka Pencuri

November 8, 2007 pukul 3:34 pm | Ditulis dalam Humor | Tinggalkan komentar
Tag:

Oleh Sr.M.Klaudia Gultom OSCCap.

AnehKegelapan malam menyelimuti bumi Gunungsitoli. Jauh di keheningan malam, di saat semua terlelap tidur bunyi lonceng biara Klaris mengakhiri segala aktivitas seharian. Para suster telah pergi ke bilik masing-masing.

Bulan Juli menjadi bulan yang menegangkan dan penuh teka-teki. Telah terjadi kecurian di biara secara berturut-turut dan teror yang aneh-aneh. Demi keamanan biara diadakan penjagaan secara bergiliran dari suster muda sampai saudari tua.

Pada malam yang dingin dan angin yang sepoi-sepoi basah, ditemani bulan sabit yang penuh kecurigaan , seorang saudari berkata, Saudari biarlah kita turun ke jalan melihat situasi dengan gaya preman. Oh… boleh. Kita lihat siapa sih yang berani bermain aneh-aneh dan tidak terus terang.

Dengan langkah pasti kedua saudari turun ke jalan dikegelapan malam, pada pukul 01.30 wib, setelah mendoakan ibadat matutin. Hampir dekat pintu gerbang, sosok banyangan muncul dari belakang kedua suadari dengan gaya yang siap menerkam mangsa dan alat pemukul ditangan. Pada jarak 10 langkah ke depan saudari mengarahkan senter tepat ke mata sosok yang datang dari kegelapan malam. Diantara kedua kubu, ada rasa tegang sekaligus takut dan penasaran. Saat saudari bersuara, yang nyaris terbacok si sosok bayangan yang dari kegelapan tadi terperangah dan lemas setelah mengenali warna suara itu. Dengan nada rendah dan sial ia berkata dengan gemetar: “He Soaya, kukira pencuri, ternyata saudari”. Si sosok banyangan tadi rupanya seorang saudara yang tengah jaga malam, kehadirannya tanpa diketahui siapapun sesudah kembali dari Sibolga. Adengan itu berakhir dengan senyum dan salaman: “oh… saudari… kukira tadi pencuri”.

Kisah Hilangnya Seikat Daun Sup

November 8, 2007 pukul 3:28 pm | Ditulis dalam Humor | Tinggalkan komentar
Tag:

Oleh: Sr.M.Vinsensia Zebua OSCCap.

Daun SupAda seorang rubiah yang hidup di sebuah biara kontemplatif, ia mencoba meningkatkan taraf hidup di dalam biara dengan mengembangkan segala hobby dan bakat yang dia punya, baik di bidang pertanian maupun di bidang peternakan. Semua dikerjakannya dengan penuh semangat, tekun dan setia. Lucunya kita bisa tertegun memandang dia kalau lagi sedang asyik bekerja, mulutnya komat kamit, bicara sendiri, kadang tersenyum dan kadang juga marah, tapi jangan menduga, ada yang miring atau yang tidak beres di dalam dirinya, dia lagi merancang sesuatu.

Kali ini dia mencoba menanam segenggam daun sup sebagai pekerjaan sambilan, namun tak terasa hari lewat, lalu minggu, lalu bulan daun sup tumbuh dan berkembang dengan baik. Suatu sore suster itu melihat bahwa daun- daun sup yang pertama sudah bisa di panen, maka dengan diam-diam dan senyum-senyum sendiri, dia memetik satu persatu daun sup itu, hasilnyapun cukup memuaskan. Waktu sudah menjelang sore dan sebentar lagi lonceng Vesper berbunyi, suster itu cepat-cepat menaruh daun sup itu di dalam sebuah baskom merah di dalam sebuah ruangan.

Continue Reading Kisah Hilangnya Seikat Daun Sup…

Kado Kosong

November 8, 2007 pukul 3:25 pm | Ditulis dalam Humor | Tinggalkan komentar
Tag:

(oleh: Sr. M. Stella OSCCap)

Kado kosongDengan riang gembira kuberlari kecil menyusuri jalan tikus menuju sudut tembok klausura biara. Dalam sekejap mata yang kutuju sudah terlihat nian. Nampak dari jauh Yesus sedang asyik memandangi kebun para rubiah. Beliau tertegun melihatku yang mendekati-Nya. Sambil tersenyum Yesus segera menyapaku eh… apa yang kau bawa itu?!… Tanpa pikir panjang kado di tanganku yang terbungkus indah itu langsung kuserahkan pada-Nya. Boleh kubuka? tanya-Nya lagi. Tentu dong…! Jawabku senang.

Setelah membukanya, Ia kaget … lho … kok kosong? Nah pasti kamu ngerjain Saya ya … ? Ia mendekatiku mengelus-elus kepalaku sambil berkata Stella…Stella… ternyata kamu nakal juga ya? Lalu Yesus meninggalkanku seorang diri yang masih bengong keheranan.

Tubuhku lunglai rebah ke tanah dan merasakan kesedihan yang mendalam di hatiku. Kembali terbayang semua isi kado itu: “doa-doaku, laku tapa, pengorbananku, dst…” yang kubuat selama ini lalu kenapa isinya kosong? Saya tak habis pikir jadinya. Dengan penuh pasrah kuberdoa: “Tuhan saya sadar tanpa-Mu semua hanyalah kesia-siaan.

Saya merasa ada yang menyentuh pundakku. Dan benar setelah kulihat Yesus tersenyum padaku. Seperti heran Ia malah bertanya … lho … kok … nangis ?!… nich kubawakan kado sungguhan buatmu. Dengan berat hati karena malu saya menerima kado itu. Kembali ia mengelus-elus kepalaku sambil berkata: sudahlah kecil-Ku jangan nangis lagi, bukalah kadonya kamu pasti senang dengan isinya. Lalu Ia pergi lagi.

Saat kubuka, isinya …aduhai… Ia meyadarkan saya untuk mengenal segala Rahmat yang selama ini Ia berikan padaku.

Segera saya berteriak pada-Nya yang sudah jauh di sana ma’ kasih Yesus ya …! Ma’ kasih…!

Cermin

Juli 14, 2007 pukul 9:18 am | Ditulis dalam Spiritualitas | Tinggalkan komentar
Tag:

CerminPara pembaca cermin yang terkasih, kami mencoba membagikan terjemahan dari buku yang “Franciscan’s Climb to God” yang kami coba garap bersama dalam kelompok belajar Bahasa Inggris Yunior dan Novisiat di Biara Providentia Singkawang. Buku ini adalah sebuah buku yang sudah tua yang merupakan risalah singkat tentang Spiritualitas Fransiskan. Buku ini ditulis oleh Dom Frei Henrique Golland Trindade, O.F.M. Uskup dari Bonfim, Estado da Baia, Brazil dalam bahasa Francis dan diterjemahkan oleh CONALL O’LEARY, O.F.M. ke dalam Bahasa Inggris. Jadi terjemahan yang kami kerjakan ini berdasarkan terjemahan dalam bahasa Inggris.

Kami akan menerbitkannya bab demi bab dalam majalah ini karena pada umumnya bab-bab itu cukup singkat. Kalau seandainya ada bab yang terlalu pajang akan dibagi dalam dua bagian dan juga sebaliknya, kalau ada yang terlalu singkat akan digabung. Kami berharap semoga bacaan ini dapat membagikan kekayaan rohani bagi para pembaca yang budiman. Selamat membaca!

Continue Reading Cermin…

Sr. Lusi Berprofesi Kekal Meriah

Juli 14, 2007 pukul 9:13 am | Ditulis dalam Berita | 6 Komentar

Tuhan adalah Gembalaku menjadi motonya

Kecil orangnya namun menghebohkan

Karena seluruh dunia telah digerakkan oleh bandannya yang kecil mungil

Bagai hujan tercurah, banyak orang berdatangan bahkan sebelum pesta di mulai,
Rombongan besar-kecil tak ketinggalan membanting tulang membantu mempersiapkan pesta.
Dari anak-anak sampai orang tua, terutama para saudari penuh sukacita mempersiapkan segalanya. Sampai-sampai seluruh jalan di kebun bersih cemerlang digosok karena digosok bukan hanya dengan sikat tapi juga dengan cinta.

Continue Reading Sr. Lusi Berprofesi Kekal Meriah…

Consolata Betrone

Juli 14, 2007 pukul 9:03 am | Ditulis dalam Orang Kudus Klaris | Tinggalkan komentar
Tag:


Suatu Hidup Untuk Cinta

“Hidup orang-orang kudus adalah norma bagi yang lain’: Kata-kata ini diucapkan oleh Uskup Agung Kardinal Giovanni Saldarini di Torino, di Santuario Maria Penolong Abadi, 18 Pebruari 1995 pada permulaan proses kanonik dari lima pengajuan peggelaran kudus.
Sr. M. Consolata Betrone Salah satunya berkaitan dengan seorang rubiah Klaris Kapusines, Sr. Maria Consolata Betrone. Hamba Allah ini lahir di Saluzzo (Cuneo) 6 April 1903 dan meninggal pada tanggal 18 Juli 1946 di Biara Sacro Cuore di Moriondo Moncalieri (Turin). Ia telah menghampakan diri dalam suatu hidup yang berlangsung hanya selama 43 tahun dan 17 tahun telah dia lewati dalam klausura yang sangat ketat. Demikian kiranya Tuhan telah membuat hidupnya yang singkat itu menjadi suatu meteor cinta yang kaya dengan keabadian.

Continue Reading Consolata Betrone…

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.